Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan Bagi Mahasiswa

ambyaberbagi.com

Prof. Dr. Suparman Sumahamijaya (1975) menjabarkan wirausaha dalam istilah aslinya entrepreneur,  adalah mereka yang memulai usaha baru., menanggung segala resiko, dan mendapatkan keuntungan.

Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha (kompasiana.com) menurut segi etimologi (asal usul kata Wira,artinya pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, gagah berani, berjiwa besar, dan berwatak agung.Usaha, artinya perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Jadi,wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu. Wirausaha dapat mengumpulkan sumber daya yang di butuhkan guna mengambil keuntungan dari padanya, dan mengambil tindakan yang tepat guna untuk memastikan keberhasilan usahanya. Wirausaha ini bukan faktor keturunan atau bakat, tetapi sesuatu yang dapat dipelajari dan dikembangkan. Kewirausahaan atau entrepreneurship sangat erat kaitannya dengan kegiatan ekonomi.

Menurut Buchari (2000:35), saat ini persaingan di dunia kerja semakin ketat dan tingkat pengangguran di Indonesia semakin bertambah setiap tahunnya. Hal ini ditambahkan dengan semakin banyak perusahaan besar maupun kecil yang melakukan hubungan kerja (PHK), memensiunkan karyawan secara dini, bahkan menutup atau merelokasi tempat usaha ke tempat lain. Hal ini menyebabkan tingkat persaingan di antara para sarjana semakin ketat.

Karena itu, lembaga pendidikan diharapkan ikut berperan dalam mengubah kondisi ini, dengan memberikan pengajaran kewirausahaan agar mahasiswa mampu mengubah pola pikir dan paradigma untuk lebih berorientasi mengasah kreativitas dan inovasi dalam menciptakan lapangan pekerjaan untuk diri sendiri atau bahkan untuk banyak orang. Suatu negara mampu berkembang secara mandiri apabila jumlah wirausahawan di negara tersebut minimal 2 persen dari total jumlah penduduk, menurut PBB. Saat ini, jumlah wirausahawan di Indonesia hanya sebesar 0,24 persen dari jumlah penduduk Indonesia sebesar 238 juta jiwa. Jumlah tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan jumlah wirausaha di beberapa negara luar yang tingkat perekonomiannya lebih tinggi, seperti Amerika Serikat yang memiliki wirausaha sejumlah 4 persen dari total penduduknya, Singapura yang jumlah wirausahanya sebesar 7 persen dari jumlah penduduknya, dan Malaysia yang jumlah wirausahanya mencapai 5 persen dari jumlah penduduknya.

Namun hal ini, tidak serta merta bisa dijalankan dengan mudah. Berwirausaha pun memiliki tantangan dan hambatan yang serius. Sehingga kerap kali menjadi penghalang bagi pemula ataupun mahasiswa untuk memulai menjalakan usaha. Dikutip dari jurnal yang di tulis oleh K. Wardhati dan kirwani, menjelaskan bahwa ada banyak faktor yang mepengaruhi kegagalan berwirausaha,

  1. Ketidakmampuan manajemen material maupun sumber daya ekonomi
  2. Kurang pengalaman
  3. Pengendalian keuangan yang buruk.
  4. Lemah nya usaha pemasaran.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah mulai menerapkan strategi dalam usaha meningkatkan jumlah wirausahawan di Indonesia, salah satunya ialah dengan memasukkan mata kuliah Kewirausahaan ke dalam kurikulum pendidikan, khususnya pendidikan di tingkat perguruan tinggi. Institut Pertanian Bogor (IPB) merupakan salah satu institusi pendidikan yang ikut menerapkan kurikulum tersebut dimana mata kuliah Kewirausahaan tersebut mulai diajarkan sejak mahasiswa di Tingkat Persiapan Bersama (TPB) (kompasiana.com).

Bagi saya pribadi, dengan adanya mata kuliah kewirausahaan memberikan dampak positif terhadap perkembangan minat mahasiswa dalam menggeluti dunia wirausaha. Minat mahasiswa bisa meningkat dunia wirausaha. Secara tidak langsung bisa  mengurangi jumlah pengangguran dan menambah penghasilan Negara melalui pajak. Jika bertambahnya  jumlah wirausaha muda yang terus berkembang maka bukan tidak mungkin Indonesia dapat terbebas dari krisis perekonomian seperti saat ini.  Hal ini sejalan dengan hasil penelitian dari K. Wardhati dan kirwani yang di tuliskan dalam jurnalnya pada bagian kesimpulan bahwa pendidikan kewirausahaan sangat berguna dalam dunia perkuliahan. Hal ini menjadi dasar bagi mahasiswa Sehingga lebih mudah mengambil keputusan dalam  berwirausaha yang sesuai dngan kemampuan dan kebutuhan mnasyarakat.

Referensi:

Maskan, Mohammad. Et al. (2018). Kewirausahaan. Malang. Polinema Press.

https://www.kompasiana.com/paansiih/550ffe3fa333111c37ba80b0/peranan-mata-kuliah-kewirausahaan-dalam-meningkatkan-minat-mahasiswa-untuk-berwirausaha

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s