Ikhlas,kunci bertahan …

google.com

Pernah baik sama orang tapi kok di jahatin?bukankah kata Tuhan, kebaikan akan di balas dengan kebaikan.  Ungkapan seperti ini akan sering teringat saat kita di sakiti.

Siapa yang mengalami kejadian seperti ini? Kita sama kok. Saya pun pernah merasakan. Hati sepertinya hancur berkeping-keping. Apalagi kalau kita mengalami dengan orang yang di anggap dekat.

Karena hal sepeleh membuat keadaan menjadi saling menyakitkan. Kita merasa tersakiti karena perasaan kita sendiri. Karena orang yang menyakiti mungkin saja  tidak merasakan hal yang sama. Terus pertanyaan nya , apa yang harus kita lakukan:

Dari banyak artikel yang saya baca, saya lebih tertarik dan sesuai sama artikel pada wikihow.com

Cara mengatasi rasa kecewa yang dalam:

  1. Kenali emosi Anda. Akui dengan jujur emosi yang sedang Anda rasakan karena sedang mengalami masalah. Bertanyalah kepada diri sendiri apakah kekecewaan ini dipicu oleh pengalaman negatif di waktu yang lalu dan tidak ada hubungannya dengan orang lain atau situasi saat ini.
  • Akuilah bahwa Anda sedang marah atau kesal, tetapi jangan terjebak oleh keadaan ini.Adakalanya, kemarahan sepertinya bisa mengatasi rasa tidak berdaya dan membuat Anda merasa lebih kuat. Namun, ingatlah bahwa perasaan ini akan menghilang. Jangan hanya memikirkan kemarahan, tetapi berfokuslah memulihkan perasaan yang terluka.
  • Tulislah jurnal sambil berfokus pada apa yang sedang rasakan. Jangan menulis tentang kemarahan, tetapi fokuskan perhatian pada penderitaan yang sedang Anda alami. Tulislah semua yang Anda rasakan dan apakah pernah terjadi hal seperti ini sebelumnya. Mungkin Anda masih menyimpan luka lama yang diekspresikan (dan semakin parah) melalui kejadian saat ini.
  • Belajar Memaafkan dengan ikhlas Akan Membuatmu Lebih Berpeluang Besar Merasakan Kebahagiaan Lagi

Saat kita disakiti, tidak perlulah membenci orang yang menyakiti kita. Tidak perlu juga menyimpan dendam pada mereka yang telah menyakitimu.  Perasaan-perasaan negatif yang dipendam hanya akan membuatmu jadi pedendam. Jika sudah menjadi orang yang ingin balas dendam, kamu pun akan sulit untuk merasa bahagia.

Maafkanlah mereka yang telah menyakitimu dan menorehkan luka di hatimu yang tidak akan pernah hilang. Meski tidak bisa memaafkan seutuhnya, tetapi dengan memaafkan, kamu bisa membuka jalan untuk dirimu sendiri merasakan kebahagiaan.

Biarkan mereka yang menyakitimu merasakan pembalasan yang telah ditakdirkan oleh-Nya. Janganlah kamu membalas keburukan dengan keburukan. Yakinlah bahwa Tuhan merupakan hakim yang seadil-adilnya. Setiap perbuatan akan mendapatkan timbal balik yang sesuai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s